Kawan,………..
Ada yg membuatku takjub. Tentang seseorang, yang semula aku nilai sangat dingin, jutek, cuek dan egois di lantai 1 kantor ku.
Sebelum aku di mutasi ke marketing, aku sempat beraktivitas di lantai 1. Suasana di lantai 1 memang berbeda. “Kantor banget” kata kawan2ku anak2 yang bermarkas di lantai 3. Emang benar sih, di lantai 1 suasana nya emang kantor banget. Semua karyawan sibuk dengan tugas dan tanggung jawab masing2 jarang sekali sesama karyawan bergosip. NgGobrol ngalor ngidul hanya pada jam makan siang di meja makan besar yang terletak di tengah2 ruangan itu. Salah seorang anak2 lantai 3 mengatakan kalo aku kembali beraktivitas di lantai 1, aku berubah lagi, jadi pendiam. Benarkah begitu?
Aku bilang ke anak2 lantai , klo di lantai 1 aku profesional (ceileeeeeeeeeee, sok2 an.he…he..). Dulu aku memang seperti itu. Tapi semenjak aku dipindah ke divisi marketing, aku harus mengubah itu semua. AKu tidak boleh lagi tegang dan kaku kalo temen2 lantai 3 ku menegur ku ketika mereka lewat di mejaku. AKu hrs menjadi pribadi supel dan charming (tekadku).
Tahukah kau kawan, kenapa dulu aku bersikap begitu dingin dan kaku kalo duduk di lantai 1?
Karena ada seseorang yang sangat aku segani yaitu Marketing Manager.
Sekarang semua yang pernah aku pikirkan itu lenyap karena seseorang itu ternyata sangat profesional. So tiada lagi kekakuan pada diriku semenjak aku dimutasi di lantai 1. Dan tekadku untuk menjadi pribadi yang supel dan charming semiga bisa terwujud, amin.
Dan seseorang yang aku segani itu, ternyta sangat lembut. Kalo aku salah, tak jarang beliau membimbing dan mengarahkan ke yang benar. Dan dengan sangat tulus beliau mengatakan ” ya g gitu donk say……….” I am so surprised and can not realize what I heared.
Well, terkadang kita langsung men”justifikasi” seseorang dengan hanya melihat luarnya.
Terimaksih semua, akhirnya aku bisa mengambil pelajaran dari ini semua.
jangan menilai buku dari covernya…
pribahasa yang mewakili cerita mu diatas,…
sebenernya gak salah sih, kalo kita menebak seseorang saat pertama kali melihatnya,.. tapi sesudah itu kan, ada interaksi dan akhirnya kita bisa tau siapa dia yang sebenarnya…
di Indonesia, sikap kyk gitu masih biasa kok,…penampilan luar masih lebih dianggap dari pada apa yang ada di dalamnya….
Oleh: Jenderal on April 28, 2008
at 4:22 pm
eh…bilangin benny… isi blognya gak penting banget…
udah temanya kayak gitu terus,..bahasa inggris lagi…
tambah bingung aku …klo udah gitu aku gak bisa kasi komentar ….
Oleh: Jenderal on April 28, 2008
at 4:24 pm
nda.. mana tulisan lain nya…semangat sista!!
Oleh: ulan on Mei 9, 2008
at 5:11 am
waaah, ternyata dunia kerja kaya gitu ya. tetep semangat mbaa. tambah charming lagi yaa. ^^
Oleh: nanangsunokie on Mei 10, 2008
at 10:23 am
assalamualaikum…
hello there…
lagi iseng-iseng nge-blog ni…
link aku yo!
Oleh: sumadineverdie on Mei 24, 2008
at 9:09 pm
Bu Diah tetap megerikan buat saya, hahahahahahaha….. dia pernah bilang “gelo loe ben”
Oleh: bennyronald on Mei 25, 2008
at 2:41 am